Rabu, 08 April 2020

MAHASISWA PAPUA SEJAWA BALI DALAM ANCAMAN BESAR COVID 19

MAHASISWA PAPUA SEJAWA BALI DALAM ANCAMAN BESAR COVID 19

Pemda Papua harus Mengkaji Ulang tentang perpanjangan waktu ini,Bila Perlu Mahasiswa Papua yang sedang kuliah di pulau JAWA dan BALI adalah Ancaman besar bagi kami dengan melihat Angka Kasus Covid 19 yang sangat Tinggi di seluruh Indonesia adalah di Pulau jawa, sementara kami Mahasiswa Papua di Pulau jawa dan Bali adalah warga asal berKTP Provinsi papua sehingga apapun bantuan sembako atau dalam bentuk tunai dari Pemda JAWA  kami tidak berhak menerima sebab kami bukan berKTP provinsi jawa dan Bali Aktivitas Kuliahpun sudah online Musti kami juga kembali ke daerah kami mengigat situasi dan kondisi kami namun sementara Pemda Tutup semua Akses transportasi dari dan ke Papua Lalu kami ini bukan warga Asli papua begitu saja dibiarkan, kami isolasi diri dalam Kos2an dan Asrama2 tanpa perhatian dr PEMDA PROV PAPUA DAN PAPUA BARAT ??
Mohon perlu dapat dipertimbangkan dengan keberadaan kami Mahasiswa papua di pulau JAWA dan BALI yg adalah ancaman besar ditengah angka CV 19 tertinggi di pulau jawa dan bali,
Maka solusi yang kami tawarkan ke Pemda prov papua bahwa;

1. Mohon Pulangkan kami ke papua dengan cara apa bapak dong atur,intinya kami siap dikarantikan dari pada kami isolasi diri dalam rumah tanpa makan minum.

2. Selama kami isolasi diri dalam kos2an dan Asrama Tdk bisa buat apa-apa bila perlu kami butuh bantuan berupa makan minum atau DANA sedikit demi kelansungan hidup sepanjang wabah Virus dalam kos2an atau asrama kami, sbb dana paling besar alokasikan Pemda papua dalam penanganan VC 19 ini, namun kasus disana tdk terlalu signifikan (tdk setinggi kasus di pulau jawa) maka mohon pertimbangan dlm hal ini

Bagi saudara2 kami di papua dengan keputusan PEMDA PAPUA tentang perpanjangan pemutusan transportasi darat laut dan udara tidak lain adalah Upaya Pemerintah Daerah demi melindungi  3jt Rakyat Papua yang mendiami di pulau cendrawasih sehingga rakyatpun merasa terlindungi oleh Pemerintah atas keputusan kebijakan nya sehingga Masyarakat juga merasa Bangga, namun satu hal yang pemerintah papua harus tau bahwa kurang lebih ke3jt rakyat papua yang sedang berusaha Melindungi dari ancaman VC 19 itu didalamnya adalah Mahasiswa Papua yang saat ini Dalam Ancaman besar ditengah daerah Zona Darurat Pulau jawa sehingga apa Perlindungan pemerintah Papua terhadap Mahasiswa sejawa bali yang sedang dalam ancaman  Virus Covid 19 Ini,
Apakah kami bukan masuk didalam kurang lebih  3jt rakyat Papua itu?
Dengan demikian Pemda Prov Papua perlu pertimbangan tentang keberadaan kami didaerah rawan penyebaran yang tinggi,

Ancaman Kami bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Papua Maupun Papua Barat telah Alokasikan Dana Pencegahan corona dalam Jumlah besar namun  nasib kami diabaikan tanpa perhatian Pemerintah Kami, Maka Apabila Mahasiswa/i di sejawa bali terindikasi Positif Virus Covid 19 atau Mati karna kelaparan dalam Kos2an dan Asrama2 maka Klien Kami akan bawah Melakukan perawatan di ISTANA  GUBERNUR/WAKIL GUBERNUR DAN KETUA DPRP/DPRPB
bukan di rumah sakit,ancaman ini sebagai akibat kekecewaan Mahasiswa mengingat sudah sebulan bertahan dikos kosan dan asrama tanpa makan minum ditengah wabah Virus Covid 19

Namun Kami bersyukur sebab Mahasiswa Papua sejawa Bali sampai dengan saat ini belum ada indikasi artinya bebas dari Penyebaran Virus Covid 19.

Demikian harapan dan keluhan kami Muda mudahan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Kota bisa melihat Tulisan ini sebagai bahan pertimbangan bagi Pengambil Kebijakan.

Tuhan Yesus Memberkati kita semua.
 harap maklum 🙏🏽🙏🏽 wawawa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KEPALA SEKOLAH SEBAGAI BROMETER KUALITAS PENDIDIKAN DI SEKOLAH YANG DIPIMPINNYA

Pendidikan di papua dikelolah dan dioperasikan oleh dua kelompok besar yaitu NEGERI dan YAYASAN  NEGERI : Dikelolah oleh Pemerintah dan YAYA...