Pendidikan di papua dikelolah dan dioperasikan oleh dua kelompok besar yaitu NEGERI dan YAYASAN
NEGERI : Dikelolah oleh Pemerintah dan
YAYASAN : Dikelolah oleh sebagian atau sekelompok orang Pengurus yayasan
Contoh yayasan yg berbadan hukum yg paling besar di papua saat ini adalah YPK,YPPK,YPPGI YAPIS dan MUHAMMADIYAH
Serta ada Yayasan2 kecil lainnya
Secara Nasional sekolah2 NEGERI dan YAYASAN di papua Menggunakan
KURUKILUM yang sama dengan KURIKULUM yg digunakan Sekolah2 diluar pulau papua
Namun Mengapa Lembaga Sekolah di papua sangat jauh beda dari wajah pendidikan di luar papua, disini pasti akan muncul pertanyaan
Dan mencoba menjawab dgn jawaban :
Karena kurang nya PENDIDIK
Karena Kurangnya Alat Peraga
Karena Kurangnya Sarana Prasarana
Karena Daerah Terluar Terdepan dn Terpecil 3T
Karena Kurangnya Leb Laboratorium
Karena belum ada Leb Komputer atau lainnya
Dengan jawaban2 ini fakta dilapangan yg boleh kita akui sebagai ancaman dalam pengembangan Lembaga Pendidikan namun ini bukan bahwa kita terbawah dgn kelemahan kurangnya alat2 pendukung ini, Namun disinilah ujian bagi seorg kepala sekolah sebagai pemimpin (leader ) dlm upaya inovasi yang harus diambil oleh seorg kepsek sebagai Pemimpin lembaga demi kemajuan sekolahnya
Dgn menggunakan analisis SWOT .
Sebagai masukan Kepada:
PEMERINTAH dan YAYASAN
1. Kepala sekolah sebagai seorang Leader
Mempunyai Brometer menentukan kwalitas
Sekolahnya itu sendiri, sehingga
Penempatan Kepala sekolah benar2 Melihat
Kualifikasi Pendidikan dan Kriteria lainya
2. Sekolah Yayasan (Swasta) mempunyai
Tanggung jwb besar membantu
Pemerintah dlm pengembangan dunia
Pendidikan, Pengurus selalu Berpedoman
Pada AD- ART yayasan, tanpa kepentingan
Pribadi dan Keluarga demi Keutuhan
Yayasan dan pd prinsibnya adlh wujudkan
Misi yayasan pendidikan itu sendiri
3. Monitoring Sekolah NEGERI dan YAYASAN
DiLapangan Dinas Fungsikan Pengawas
Utk Melakukan Supervice
By, "EnAnO"